" Mari Sejukkan Indonesia dengan Membaca Sholawat Nabi"
Home » , » Opini: Bertindak Pelit yang menguntungkan

Opini: Bertindak Pelit yang menguntungkan

Posted by MASTER SENI on Minggu, 04 Desember 2011

hari ini saya melihat sebuah kolom iklan masyarat yang dituliskan oleh Dinas Perhubungan, disana tertulis


" Jangan Mudah Menerima Makanan/Minuman dari Orang yang baru saja Anda Kenal"

pernyataan ikan ini sungguh menggelitik, sebab bila dianalisis lebih dalam akan memunculkan beberapa sikap yang bisa dibilang unik, okelah mari coba kita otak-atik:

gambaran orang pelit

sikap 1: sikap apatis terhadap orang lain
dengan menerapkan iklan itu maka setiap orang akan asyik dengan kehidupan mereka masing-masing terutama dalam hal makanan dan minuman, tidak ada kamus hidup berbagi disana. pokoknya yang penting kenyang perkara orang lain pingin atau iri atas makanan kita itu urusan lain.
sikap 2: menyiksa diri sendiri
betapa tidak, ada beberapa orang yang mempunyai kecenderungan punya sifat sungkanan dimana merasa tidak enak bila makan sendiri sedang orang lain tidak makan, dalam sanubarinya ingin memberi, tetapi hanya punya sedikit khawatir tak cukup bila dibagikan. dengan melihat iklan itu, orang tipe ini malah mengabaikannya, dia justru mengambil keputusan untuk menahan lapar dan haus dari pada harus tidak memberi orang lain akan makanan dan minuman yang dia makan meski sekedar menawarkan.
sikap 3: senangnya menjadi pelit
sikap ini merupakan penyakit komplikasi dari sikap 1, dengan menerapkan sikap 1 orang akan semakin menikmati hidupnya dengan cara itu (apatis). dalam perkembangannya orang itu malah terlahir menjadi orang yang pelit minta ampun, karena sudah terbiasa dan selalu terbayang dalam ingatannya bahwa setiap orang akan selalu berprasangka buruk atas semua makanan atau minuman yang akan dia berikan kepada orang lain.

ini ada berita unik yang saya kutip dari balikpapan pos...

BALIKPAPAN-Hilangnya anak berusia 5 tahun bernama Yunita Pratiwi warga Jl Soekarno Hatta Km 4 RT 67 No. 100 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara yang disinyalir diculik ini, guna mencegah kejadian serupa terulang, diharapkan orang tua maupun keluarga esktra memberikan pengawasan pada anak-anaknya dimana pun berada.
Kasat Binmas Polres Balikpapan AKP H Sarbini mengatakan, peristiwa hilangnya murid taman kanak-kanak (TK) anak pasangan Rustam dan Novi itu dihrapkan tidak terulang. Untuk mencegah salah satunya, putera puteri wajib diberi doktrin atau pesan agar tidak mudah ikut dengan orang lain yang baru dikenal.
“Orang tua maupun keluarga wajib berikan doktrin juga pesan khusus agar mewanti-wanti tidak mengikuti ajakan orang baru dikenal meski diberi iming-iming benda dapat menarik perhatian anak-anak,” kata Sarbini.
Benda itu seperti permen, mainan, balon, makanan dan lain sebagainya. Sehingga perlu ditanamkan pada putera puteri untuk tidak menerima pemberian pada orang baru dikenalnya.
“Selain itu, waspadai pula orang yang sudah dikenal namun bukan dari lingkungan keluarga. Karena tak menutup kemungkinan bias melakukan perbuatan jahat,” beber perwira berpangkat balok tiga ini yang sebelumnya pernah tugas di Binmas Polda Kaltim.
Imbauan terakhir, lanjut Sarbini, senantiasa berdoa agar dijauhkan dari perbuatan jahat. “Selalu berdoa dan meminta perlindungan dari allah swt agar dijauhkan dari perbuatan jahat baik diri sendiri maupun untuk keluarga,” tuturnya.(bai)

itu sedikit ulasan gila dari saya,....semoga bermanfaat, bila ada yang kurang berkenan mohon maaf. kritik dan saran sangat direkomendasikan....

Thanks for reading & sharing MASTER SENI

Previous
« Prev Post

0 blogger-facebook:

Posting Komentar