" Mari Sejukkan Indonesia dengan Membaca Sholawat Nabi"
Home » » Ulama' : Orang GR (Gedhe Rumongso) ojo sampek

Ulama' : Orang GR (Gedhe Rumongso) ojo sampek

Posted by MASTER SENI on Selasa, 08 November 2011

KH. Hasyim Muzadi
Pondok Pesantren AL-Hikam Malang

Bersikap jujur terhadap diri sendiri adalah tidak mudah. Ada orang yan g melihat diri sendirinya lebih tinggi dari ukuran yang sesungguhnya, dan ada orang yang  melihat dirinya lebih rendah dari ukuran sesungguhnya. Oleh karena itu , inti dari muhasabah adalah bersikap jujur dalam melihat dirinya sendiri dan melihat diri kita dengan benar dan tepat. Para ulama’ berkata ,” barang siapa mengetahui dirinya yang sesungguhnya, maka dia akan mengetahui aib-aibnya”
Kalau kita mau melihat diri kita dengan jujur, niscaya kita akan mempunyai kejujuran kepada Allah SWT dan mengerti terhadap ketentuan-Nya. Para ulama salafussholihin telah membantu kita untuk bias jujur terhadap diri kita sendiri. Mereka telah mengajarkan 3 jenis bacaan yang harus sering kit abaca.
1.    Istighfar
Astaghfirullahal ‘adziim alladzi laa ilaaha illa huwal hayyul Qoyyuumu watuubu ilaih
2.    Agar kita cepat menuju kepada Allah SWT maka sebaiknya kita baca adalah
Hasbunallah wa ni’mal wakiil ni’mal maula wani’man nashiir, walaa haula walaa quwwata illa billahi ‘aliyyil ‘adzim
3.    Mengikuti teladan nabi Yunus as
Nabi Yunus AS pernah dikungkung oleh Allah SWT selama 9 tahun di dalam perut ikan. Kungkungan tersebut bias berarti dzahiriyah ataupun maknawiyah. Kungkungan secara dzahiriyah berarti badan kita yang dipenjara, sedangkan secara maknawiyah adalah hati kita yang dipenjara. Ketika hati kita tidak mampu melihat diri kita sendiri , sehingga kita mempunyai sikap GR(Gedhe Rumongso)  atau KR (kekecilan rumongso) sikap yang paling benar adalah bias merasa , bukan merasa bias. Adapun doa yang dipanjatkan oleh nabi Yunus AS ketika berada dalam perut ikan adalah:
Laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minadzoolimina
Berdasarkan kisah di atas maka harus ada pengakuan terhadap kedzaliman yang pernah kita lakukan. Nabi Yunus AS saja masih mengaku salah, apalagi kita yang tidak berstatus sebagai nabi.
Oleh Karena itu kita harus mengakui kedzaliman terhadap diri sendiri ataupun terhadap orang lain.

disarikan secara khusus dari mediaummat.

Thanks for reading & sharing MASTER SENI

Previous
« Prev Post

0 blogger-facebook:

Posting Komentar