Friday, November 18, 2011

curhat: Nilai yang membohongi

nilai sebagai ujung tombak hasil belajar siswa acap kali menajadi sebuah bomerang bagi masing-masing guru yang mengakomodir nilai secara PATAS(cepat terbatas). tak jarang proses modifikasi nilai karena tuntutan perjuangan KKM(ketuntasan MInimal) ditunjang karena beban moral guru dipundak dan di dada terdapat pin KOrpri. akibatnya nilai menjadi momok besar dalam peningkatan kredibilitas guru dan siswa secara riil bukan maya apalagi narasi.
praktek demikian pernah penulis alami dalam 3 bulan pertama masuk dalam dunia pendidikan, dan ternyata praktek sesungguhnya sangat mengesankan. betapa tidak, yang harusnya berusaha jujur apa adanya dengan konstektual di lapangan, harus disinergikan dengan kredibilitas sekolah dan sebutan guru yang harus ditiru dan di gugu yang mengakibatkan pelaksanaan praktek katrol nilai secara kolektif.
menyesal tapi masih ada kesempatan untuk perbaikan.
tetap semangatlah,.,.,.
Disqus Comments