Breaking News
Loading...
Saturday, January 19, 2013

Seni Musik Apresiatif Keunikan Lagu Daerah Setempat

5:55 AM
Selamat Membaca Artikel Ini dengan Bijaksana, Bila Copy Paste jangan Lupa cantumkan Sumbernya
Sikap apresiatif terhadap lagu daerah
Mengapresiasi suatu karya seni music dapat dilakukan dengan banyak cara diantaranya:
1. Mendengarkan lagu-lagu daerah
2. Memahami syair-syair lagu-lagu daerah
3. Mengenal alat-alat music daerah
4. Ikut berperan serta dalam nejaga melestarikan dan mengembangkan music daerah termasuk lagu-lagu daerah setempat.

Instrument pengiring
Yang dimaksud dengan instrument pengiring disini adalah sebuah alat music yang dipakai untuk mngiringi suatu lagu. Instrument tersebut disesuaikan dengan penggarapan lagu, instrument tunggal atau kelompok.
Inttrumen biasanya dibagi menjadi dua yaitu, instrument tradisi dan non-tradisi. Instrumnen tradisi adalah alat music yang diciptakan oleh nenek moyang kita dan diwariskan secara turun temurun. Biasanya alat music tradisi mempunyai kekhasan sendiri menurut daerahnya. Jika dilihat dari cara pembuatan, bahan dan cara memainkannya instrument tradisi dibagi menjadi 4 macam:
a. Instrument pukul
b. Instrument gesek
c. Instrument tiup
d. Instrument petik
Dibawah ini beberapa jenis instrument tradisi:
1. Gendang Melayu

Gendang melayu bersal dari daerah Melayu Deli Sumatera Selatan,digunakan sebagai instrument pengiring kesenian Melayu Deli dan Ronggeng Melayu.

2. Marwas

Bentuknya seperti kendang, terdiri dari dua pasang, digunakan sebagai instrument pengiring orkes gambus dan tarian japing(Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Riau)

3. Rebana

Instrumen rebana sering digunakan untuk mengiringi kesenian-kesenian islam, lagunya bersifat puji-pujian yang biasanay bercerita tentang perjalanan Nabi Muhammad SAW

4. Kendang jawa

Merupakan instrument pukul yang terbuat dari kau nangka da kulitnya terbuat dari kulit kambing. Biasanya digunakan untuk mngiringi gamelan terdiri dari tiga jenis kendang (kendang gede, kendang ketipung, kendang ciblon)

5. Jidor

Biasanya digunakan untuk ksesnian tajidor, masyarakat biasa menyebut tajidoran. Instrument ini termasuk juga alat music pukul.

6. Tifa

Tifa sejnis kendang tapi bentuknya lebih panjang, cara memainkannya disandang dan menggunakan alat pemukul atau dipukul dengan tangan. Instrument ini berada di Irian Jaya , Maluku, dan Kalimantan Tengah.

7. Garantung
Yaitu insrumen yang terdapat di Tapanuli, terbuat dari bilah-bilah kayu berjejer yang dirangkai dengan tali dan dimainkan dengan cara dipukul menggunakan alat pemukul.

8. Tanggetong
Merupakan jenis alat music yang berdawai pukul bahan yang digunakan dari bamboo dan dawainya juga terbuat dari bamboo, terdapat dua dawai

9. Gambang

Instrument ini berasal dari jawa yang juga termasuk dalam instrument gamelan Ageng, terbuat dari bilah-bilah kayu yang berjejer.

10. Angklung

Instrument ini berasal dari Jawa Barat yang terbuat dari bamboo, panjang instrument ini bervariasi, cara memainkannya dengan menggoyangkan instrument tersebut.

disarikan dari: Khoirunniusa,Elvira.Seni Budaya. Neo Quantum: Surakarta

Created By : h.m. Idem www.masterseni.web.id

Terimah Kasih telah membaca artikel Seni Musik Apresiatif Keunikan Lagu Daerah Setempat . Yang ditulis oleh h.m. Idem .Pada hari Saturday, January 19, 2013 . Jika anda ingin sebarluaskan artikel ini, mohon sertakan sumber link asli.

Fajar Cahyono, S.Pd adalah lulusan S1 Seni Rupa Universitas Negeri Malang tahun 2011, setelah Lulus menjadi Guru GTT Seni Rupa di MTsN Kunir hingga sekarang Saturday, January 19, 2013, Ikut Serta dalam MGMP Seni Rupa se-Kab Blitar versi Kemenag, berbisnis di dunia percetakan dan setia dengan dunia kepramukaan.


:: Get this widget ! ::

0 comments :

Post a Comment

 
Toggle Footer