Breaking News
Loading...
Wednesday, July 17, 2013

Habib Syekh: tefsiran Padang Bulan-download

1:08 AM
Selamat Membaca Artikel Ini dengan Bijaksana, Bila Copy Paste jangan Lupa cantumkan Sumbernya

HAbib syekh Padang Bulan, sholawat yang sarat makna,,,,berikut satu sayair yang saya nuqil berbunyi,"
Padang bulan, padange koyo rino
Rembulane sing awe-awe
Ngelengake ojo turu sore
Kene tak critani, kanggo sebo mengko sore

nampaknya syair ini ringan tanpa benjolan tafsir yang dalam, eh,,,ternyata bila diresapi sedikit  akan memunculkan resapan yang lebih luas. langsung saja..."Padang bulan, padange koyo rino" bait pertama ini tidak ada hubungannya dengan waktu siang dan malam, apalagi membicarakan matahari dan rembulan, tetapi membicarakan hidup dan mati, Rino atau siang hari dinisbatkan sebagai kehidupan dunia, "padang bulan" adalah kehidupan setelah mati. kehidupan setelah mati itu sama seperti kehidupan dunia, sama dalam hal yang dilakukan, bila selama hidup taat taqwa maka akan berbuah serupa kala di alam rembulan(kematian), berlaku pula sebaliknya.

bait kedua, " Rembulan sing awe-awe". ini jelas bahasa majasi metafora, benda mati tapi dinyatakan hidup sebagaimana manusia. siapa yang di awe-awe????heee.....jawabannya siang dan segala isinya. semua yang mengalami siang pasti akan menjumpai malam, dalam makna denotasi siapa yang mengalami hidup akan bertemu mati, rembulan awe-awe merupakan sebuah himbauan untuk selalu ingat pada rembulan 'kematian", makanya syair lanjutannya " ngelengake ojo turu sore". tidur sore itu ibarat orang sudah tua malah lupa alias tidak sadar akan dirinya, terlalu terhanyut dalam kenikmatan mimpi dunia, padahal tak lama lagi akan berjumpa rembulan "mati".

'turu sore" tidaklah selalu bermakna tua, bahkan bisa bermakna lupa. kala pagi lupa malam bisa dikatakan turu sore, karena tidak semua yang hidup dipagi berjumpa sore, kalau malam mesti berjumpa tapi......gak boleh bingungg.......heee

:kene tak critani kanggo sebo mengko sore: sebuah tawaran dan ajakan untuk bekal bila telah mendekati rembulan"kematian".

singkat kata syair ini mengajak kita untuk mengurai kehidupan lebih baik, demi kebaikan rembulan"kematian) -alam sesudah kematian...bagi yang ingin sownload lagunya,,.,.,.silahkan,.,.,,KLIK (versi mP3)saja,.,.atau videonya,.,langsung cek saja di you tube,.,..,.,.

TAFSIRAN HABIB SYEKH DALAM tausiyahnya saat bersholawat di BATAM
syair ini yang buat para wali, bait yang lain adalah Habib Lufti Yahya, Padang Bulan itu adalah nama julukan bagi Kanjeng Nabi Muhammad SAW - بدر فى تمام - Kanjeng Nabi Muhammad itu "padange koyo rino" artinya "نور" cahaya bahkan disebutkan dalam maulid " نور فوق النور " artinya cahaya diatas cahaya. dimaknai bahwa tidak ada kegelapan apapun yang mampu menutupi Nabi Muhammad, Rosulullah adalah uswah hasanah, rosululah adalah sumber kebaikan di bumi ini.

"Rembulane Sing Awe-awe" artinya Nabi Muhammad selalu mengajak Kita, "ngilingake ojo turu sore" artinya jangan tidur sore karena orang yang tidur sore itu adalah orang yang males atau orang yang loyo dimaknai sebagai orang yang menggampangkan larangan-larangan Allah. "kene tak ceritani kanggo sebo mengko sore" artinya Nabi Muhammad SAW mengajak kepada semua manusia untuk kumpul bersama sunah waljamaah sebagai bekal untuk menghadapi kehidupan setelah kematian.

salah satu sangu sebo adalah "lamun wong tuwo kliru mimpin-e ngalamat bakal getun mburine" artinya banyak orang tua mulai kecewa dengan anak-anaknya yang sulit diajak kebaikan, hal ini karena anak-anak dipimpin dididik hal-hal umum dan modernitas lupa tidak dipimpin ilmu agamanya, akhlaknya. Kalau demikian maka bakal kecewa.


DOWNLOAD
padang Bulan mp3
Tafsir Padang Bulan oleh Habib Syekh-Batam Bersholawat -mp3

Creative By : h.m. Idem Master Seni

Terimah Kasih telah membaca artikel Habib Syekh: tefsiran Padang Bulan-download . Yang ditulis oleh h.m. Idem .Pada hari Wednesday, July 17, 2013 . Jika anda ingin sebarluaskan artikel ini, mohon sertakan sumber link asli. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Trimakasih


:: Get this widget ! ::

0 comments :

Post a Comment

 
Toggle Footer